Nabi yang telah memberikan pencerahan dan kebenaran kepada seluruh umat manusia dimuka bumi terutama kepada penulis dalam menyusun Karya Tulis Ilmiah ini yang berjudul "Manajemen Asuhan Kebidanan Ibu Hamil Pada Ny "F" Dengan Preeklampsia Berat Di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018". Preeklamsia adalah kondisi akibat dari tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol pada ibu hamil. Kondisi preeklamsia pada ibu hamil harus segera ditangani. Jika tidak, kondisi preeklamsia dapat berkembang menjadi eklampsia dan memiliki komplikasi yang fatal baik bagi ibu maupun bagi janinnya. pre eklamsia karena semua rahim k osong tanpa ada janin kemudian terjadi kehamilan sehingga tubuh ibu menyesuaikan terutama pada saat plasenta mulai terbentuk akan terjadi iskhemia implantasi ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL DENGAN PREEKLAMPSIA RINGAN Latar Belakang : Berdasarkan World Health Organization (WHO) tahun 2018 kematian ibu di dunia mencapai sebesar 500.000. Salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas ibu dan janin adalah preeklampsia, angka kejadiannya berkisar antara 0,5%-38,4%. Berikut beberapa gejala preeklampsia yang harus ibu hamil waspadai. - Memiliki riwayat tekanan darah tinggi sebelum hamil. - Memiliki riwayat preeklampsia pada kehamilan sebelumnya. - Memiliki penyakit tertentu: diabetes, gangguan ginjal dan penyakit autoimun seperti lupus, antifosfolipid. - Obesitas (indeks masa tubuh kurang lebih 30 kg/m2 Bunda, preeklampsia adalah kondisi di mana tekanan darah dan protein pada ibu hamil meningkat melebihi ambang batas normal kala memasuki usia kehamilan 20 minggu. Bila tekanan darah pada ibu hamil menunjukkan 140/90 MmHg atau lebih dan kandungan protein yang terdapat pada urine (proteinuria) berkisar 0,3 gram atau lebih, hal ini mengindikasikan Preeklamsia adalah kondisi hipertensi yang didapatkan pada usia kehamilan di atas 20 minggu di mana tekanan darah ≥140/90 mm Hg pada dua kali pengukuran dengan jeda waktu 4 jam, atau tekanan darah ≥160/100 mmHg pada preeklamsia berat, yang disertai dengan proteinuria dengan atau tanpa edema patologis. ibu, Pamekasan 15 ibu dan Sampang 9 ibu (Data Kematian Ibu dan Bayi, 2018). Banyak faktor yang sering ditemukan penyebab terjadinya preeklampsia (multiple causation) , baik itu faktor internal (usia ibu, obesitas, paritas, jarak kehamilan, riwayat Dengan melihat tingginya kasus preeklamsia pada Ibu hamil, maka perlu mengetahui apa saja faktor risiko atau penyebab terjadi preeklamsia pada ibu hamil. Faktor Risiko Kejadian Preeklampsia Berat/Eklampsia pada Ibu Hamil. : Jurnal Kebidanan, Vol. 12(1):18-30. e-ISSN: 2714-7886. Paulina Ika D.R Bere, dkk. (2017). FAKTOR RISIKO KEJADIAN Ellyvon Pranita, Gloria Setyvani Putri Tim Redaksi Lihat Foto Ilustrasi preeklampsia. Preeklampsia adalah kondisi peningkatan tekanan darah disertai dengan adanya protein dalam urine. Kondisi ini terjadi setelah usia kehamilan lebih dari 20 minggu. (SHUTTERSTOCK/Petrovich Nataliya) aMZq1bZ.